Langsung ke konten utama

Postingan

Pendapat Saya Tentang Blog Ini

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Saya akan mengemukakan pendapat saya tentang di blog ini. 1) Kesibukan yang membuat tidak lagi update Hal ini yang paling menyedihkan yang pernah kubayangkan, kesibukanku mulai membanyak, sehingga tidak lagi update. Dengan postingan ini, saya sungguh meminta maaf sebesar-besarnya karena tidak dapat post lagi 2) Ndaer Benar, Cerita "Semakin" (sama sekali) ngawur (alias gak nyambung) Hal ini diakibatkan alur yang dipaksakan, saya rencananya akan segera menamatkan cerita itu entah bagaimana caranya 3) Indo Banget yang tidak sengaja ter-post 2 kali Hal ini disebabkan karena kesibukan sehingga pikiran mulai kacau dan akhirnya terjadilah hal itu 4) Cerita Sahabat yang terhenti Sepertinya saya lebih mementingkan cerita "Semakin" sehingga....... 5) Jadwal Kacau Kesibukan mulai menumpuk, dan aku akan mengatur ulang jadwal hanya 1 episode/cerita dalam seminggu (Maaf)

Berita Tentang Blog Ini

Kekacauan sungguh kudapat saat mengatur jadwal, serta sekolah udah mulai (dari hari Kamis tadi sih). Jadi saya sungguh minta maaf karena kekacauan jadwal ini. Namanya mantan newbie pasti banyak blog yang diurus. Sama ada sedikit masalah di Facebook, harap maklum. Begitu saja dulu Intinya adalah: saya mungkin tidak post lagi

Sahabat - Bagian 5

Bagian 5 "Aku sebenarnya lahir beragama Islam, tapi sejak orang tua kandungku menghilang, aku diasuh orang tua tiri. Mereka beragama Kristen, dan memaksa diriku untuk masuk Kristen, 'kalau tidak kami akan membunuhmu', itulah kata-kata yang paling kuingat. Dan aku ingin kembali ke jalan yang benar, yakni Islam" kata Radit "Owh, tapi maaf Dit, tidak sekarang. Kau bisa kerumahku nanti" kata Hafidh "Baiklah" kata Radit "Hari ini, kita hanya belajar kosakata yang bagi kalian saya rasa itu baru" kata guru Bahasa Inggris "Baiklah, pak" kata para murid Tiba-tiba, terdengar suara "Pengumuman Pengumuman, untuk semua guru, harap ke kantor sebentar, ada yang harus dibicarakan" "Baiklah, karena pengumuman itu, saya pergi sebentar. Jangan ribut ya" kata guru Bahasa Inggris "Baiklah Pak" kata para murid -- "Apa sih yang ingin kalian bicarakan" kata guru Bahasa Inggris yang baru tiba "Ini, kita mau m...

Sahabat - Bagian 4

Bagian 4 Belum sempat dia membuka pintu kelasnya, sudah terdengar keributan dari dalam kelas "Mungkin sudah benar kata Hafidh, kelas macam apa ini" kata Radit bicara pada dirinya sendiri Radit pun mengintip sebentar suasana kelas dari jendela, terlihat Hafidh sedang dimarahi guru Tiba-tiba, terlintas ide di kepala Radit "Brak" Radit membuka pintu dengan tiba-tiba Dia melihat Hafidh, Hafidh menganggukkan kepalanya. Kemudian Radit kembali ke bangkunya dengan guru yang masih ada disana "Kau satu-satunya yang beragama Islam disini, Fidh" kata guru "Darimana anda tau?" tanya Hafidh "Dari namamu" kata guru "Terus, ada apa emangnya kalau aku satu-satunya yang beragama Islam disini?. Apakah anda marah?" tanya Hafidh lagi "Saya tidak marah, cuman saya memperingatkan, hati-hati di bully " kata guru "Hei semuanya, Hafidh ini agamanya Islam" lanjut guru dengan muka jahat dan berteriak Semuanya memasang muka ketakutan, ...

Sahabat - Bagian 3

Bagian 3 "Emangnya ada apa sih?" tanya Radit "Bukannya ruangan itu tidak terawat dan dikunci, pasti bagian dalam tidak terawat. Ketika kau membersihkan jendela dari luar, bukannya orang sering membersihkan jendela biasanya. Berarti debu itu dari dalam. Lah, kenapa bisa bersih jika kamu membersihkannya dari luar?" kata Hafidh "Bener juga. Sepertinya kamu berbakat jadi detektif, Fidh. Tunggu dulu, berarti..." kata Radit "Hantu..." kata Hafidh dan Radit sambil langsung berlari Juli 2014 2 tahun setelah kejadian itu, sudah kelas 3 mereka, namun bukannya lebih baik, keadaan makin buruk Kebandelan murid-murid bandel sungguh sangat mengganggu ketenangan kelas Seandainya Hafidh dapat menegur, tapi alangkah kasiannya dia bukan Ketua Kelas. Hafidh pun keluar dari kelas sebentar, sepertinya ke toilet, kemudian Radit mengikuti Ruangan toilet terbagi dari 2 bagian, toilet dan tempat cuci tangan Hafidh ke toilet hanya untuk mencuci tangan dan membasuh kepalany...

Berita Tentang Blog Ini

Hari ini saya hanya memberitahu bahwa saya akan merombak (baca: merubah keseluruhan) penjadwalan cerita yang akan datang Seperti yang kalian tau (mungkin), menurut penjadwalan , saya post setiap hari Mulai senin, saya tidak lagi post setiap hari, dan 1 hari 1 episode, tapi 2 cerita (pasti tidak paham) Terimakasih atas perhatiannya, dan baca terus, serta sesekali ngebantu ngeklik iklan Saya juga pengen pulsa :v

Semakin - Season 3 - Episode 8

Episode 8 Sesampainya di sekolah "Sekolah ini ditutup" Tertulis di kertas yang ditempelkan di gerbang yang tertutup "Apa?" kata Iwan "Aku lebih baik menanya orang disekitar" lanjut Iwan Iwan pun mulai menanya orang disekitar, akhirnya, semua orang berkata, sekolah ini benar-benar ditutup "Pulang saja lah" kata Iwan "Assalamu Alaikum" kata Iwan sambil memasuki rumahnya "Wah, kok pulang" kata ibunya yang baru saja selesai berseragam untuk bekerja "Iya nih bu, sekolahnya ditutup" kata Iwan Ibu Iwan pun mengingat sesuatu "Astaghfirullahal Azhim, ibu lupa memberitahu dirimu tentang itu, padahal kemarin ada laporan tentang berita itu" kata Ibu Iwan "Apa beritanya" kata Iwan "Ya, sekolah itu ditutup" kata Ibu Iwan "Ah sudahlah, mungkin sudah takdir ku, tidak bisa bersekolah" kata Iwan Tiba-tiba muncul dari kamarnya, si Remaja "Tapi kau tetap bisa belajar, nanti ku ajarkan beberap...